HANS HANIBAL DARI JAKARTA

Aku mendapatkan Merpati Pos Racing Pigeon waktu bertugas di Bandung dari kampium Merpati Pos Pomp ALBD Bandung yang pernah melegenda dalam sejarah Merpati Pos Indonesia karena penerbangan dari Ruteng dan Bima yangmana kedua tempat tersebut lebih jauh dari Lombok yang saat ini dipakai sebagai Lomba Extreme Long Distance ( Over Night) Pomp Lang Lang Buana Indonesia.

Strain  Dekors/ Devos menurut Pak Sujad Pomp ALBD Bandung dan Alm Sadikun Pomp LLB Jakarta yang aku dapatkan sepasang dari kampiun Pomp ALBD Bandung merupakan master breeder di kandang merpati posku dan saat ini anak anaknya telah dilatih hingga Denpasar Bali dan Lombok.
Adapun ciri khas dari merpati pos Dekors/ Devos adalah warna di hidung merah jambu dan jika dibuka sayapnya akan terlihat pada bagian bawah  warna semburat merah muda.
Dalam perlombaan Kandang Nasional Jakarta tahun 2010 kemarin, dari seluruh POS penerbangan Pekalongan, Demak dan Lasem di Kandang Nasional Jakarta merpati pos no Pomsi 09 – 883 mendapat posisi nomor 6 dari sisa peserta yang ikut di seluruh Indonesia.
Semua merpati Pos dikandangku hampir 80% berbasis  Devos  dari Bandung, Red Vos, TFPF De Zwarte, CFPF, TOIF, CBL maupun Bandit Grizzle yang mana tidak terlalu menonjol, walaupun aku berharap mendapat Strain sprint seperti saudaranya di Belgia & Amerika.
Aku sendiri hanya Hobiis yang tidak mengikuti anggota POMSI atau lainnya dan beberapa kali bertemu dengan Alm Bapak Sadikun LLB Jakarta, Alm Bapak Komar ALBD Bandung, Bapak FN Gunawan ALBD Bandung dan yang  paling mengesankan adalah Bapak Henry Yin LLB Jakarta yang mempunyai merpati pos unggulan baik jarak  di SPRINT, MIDDLE dan LONG DISTANCE . 

HENRY GUNAWAN DARI LANGLANG BUANA JAKARTA

“Bagi saya, seekor bibit betina utama dalam 1 tahun hanya boleh bertelor 2x atau 4 butir telor saja, dan harus sedang dalam keadaan prima. Maksudnya agar kondisi bibit utama itu tidak cepat rusak badannya dan juga untuk menjaga kualitas telor dan anakan itu sendiri.”  Begitu ungkapan Henry Yin Penggemar Merpati Pos Lang Lang Buana.

Beberapa artikel-artikel menarik dari Henry Yin mengenai Merpati Pos.

Pada masa kini lomba merpati pos sama dengan :

A. Adu BIBIT

B. Adu Management dan Perawatan

Untuk menjadi pemenang, selain memiliki bibit yang hebat, kita juga harus mengetahui kesehatan dan kondisi merpati pos kita. Ada 5 tanda tanda untuk mengetahui merpati pos kita dalam kondisi “PRIMA” yaitu

1. Bulu yang mengkilap.

Bulu bagi merpati selain untuk menahan air, angin, dingin dan juga menahan sinar ultra violet. Tetapi yg lebih penting lagi untuk terbang. Merpati yang sehat Kelenjar minyaknya lebih subur dan akan membuat bulunya menjadi mengkilap dan licin. Dengan demikian bulunya lebih tahan air dan tahan kotoran yang menempel pada bulunya. Dibawah sinar matahari kelihatanya sangat indah dan mengkilap. Jika dipegang juga sangat licin bulunya. Beda dengan merpati yg sakit, bulu mereka akan menjadi kotor, kusam dan tidak lagi mengkilap.

2. Kulit yang licin

Merpati jika dalam kondisi prima, otot pada dadanya akan kelihatan sangat licin, tidak berkerut, tidak bersisik dan berwarna merah muda. Juga kelihatannya seperti kulitnya sangat tipis dan bening. Daging dadanya juga sangat mengembang, jika ditekan berasa seperti bola. Karena merpati yg sehat sirkulasi darahnya sangat lancer, metabolismenya juga sangat baik. Merpati yg kurang sehat atau kurang prima karena jarang terbang, daging pada dadanya akan banyak sisik, berkelut, dan berwarna putih.

3.  Mata yang bersinar

Merpati dalam kondisi Prima, warna matanya menjadi sangat bersinar dan jernih. Kadang seperti dilapisi minyak, pupilnya juga lebih sering bergerak membesar dan mengecil jika dilihat dibawah sinar matahari. Merpati yg sakit warna matanya menjadi redup dan berair.

4.  Kaki yang hangat

Karena kondisi badannya sangat prima, tentu kaki merpati menjadi hangat, merah terang dan bersih. Sisik pada kaki juga seperti dilapisi lilin, jadi kotoran tak mudah melekat.

5.  Lebih suka terbang

Dalam kondisi yg sangat prima, merpati pos suka sekali terbang, kadang bisa terbang lebih dari 1 jam sampai 2 jam tanpa berhenti. Apabila dalam terbang kelompok itu kita melihat kumpulan terbangnya berbentuk satu garis mendatar, ini berarti merpati pos kita sudah dalam kondisi sangat prima dan sudah siap dilombakan. Karena semua merpati pos yg kondisi sangat prima itu mau menjadi penerbang yg terdepan. Selain ini, merpati pos nya juga menjadi sangat sensitive dan waspada. Mereka mendenger sedikit suara aneh atau melihat sesuatu yg lain, mereka akan mendadak terbang lagi. Demikianlah sedikit pengalaman dari saya. Jika ada yang salah mohon dikoreksi.  http://newcbl.homestead.com/HenryG.html

website : http://modernlandracingpigeon.com/